karakter anak
images source : Google

Proses Pembentukan Karakter Pada Anak

Karakter seorang anak tentunya sangat berbeda satu sama lain, yang melalui suatu proses dan dipengaruhi oleh beberapa hal yang membentuk karakter setiap individu anak.

Dalam proses pembentukan karakter anak menjadi pribadi yang baik, ia dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu faktor pembentukan karakter di sekolah, masyarakat dan keluarga.

Berikut adalah tiga faktor pembentukan karakter anak

1. Pembentukan karakter di sekolah

Sosok kunci yang membentuk karakter anak di lingkungan sekolah tentunya adalah guru atau pendidiknya. Guru bahasa jawa maksudnya dibesarkan dan diteladani tentunya menjadi teladan bagi murid-muridnya bila selain mengajarkan ilmu pengetahuan juga mengajar anak-anak menjadi orang yang baik, misalnya dengan memberikan bekal agama, moral, kebangsaan, perilaku. dan pendidikan lainnya.

2. Penciptaan Karakter Komunitas

Masyarakat sekitar tentunya menjadi faktor utama dalam membentuk karakter seorang anak. Berada di lingkungan yang baik tentu akan mempengaruhi anak menjadi pribadi yang baik, begitu pula sebaliknya jika anak berada di lingkungan yang buruk maka akan berdampak buruk pula.

3. Pembentukan karakter dalam keluarga

Keluarga tentunya memegang peranan yang menentukan dalam membentuk karakter anak, karena ikatan emosional antara orang tua dan anak lebih erat daripada di sekolah dan masyarakat. Pola asuh dari ayah dan ibu kepada anak, seperti keteladanan, kesetiakawanan dalam penerapan nilai-nilai moral, dan kebiasaan-kebiasaan positif lainnya yang ditanamkan, tentu akan membentuk karakter positif pada anak.

Orang tua dalam mendidik anak tentunya menyesuaikan dengan perkembangan fisik, biologis dan psikologisnya. Misalnya, jika keluarga beragama selalu mengajarkan anak untuk selalu berdoa sebelum melakukan sesuatu.

Semua kebiasaan positif ini pasti akan mempengaruhi kecerdasan emosional anak, yang di masa depan merupakan bagian penting dari pembentukan karakter anak. Menurut penelitian, kecerdasan emosional anak berperan dalam sekitar 80 persen keberhasilan anak dalam kehidupan sosial, dan 20 persen sisanya bergantung pada faktor lain, termasuk kecerdasan intelektual.

Baca Juga :  13 Ciri Anak Kurang Konsentrasi dan Cara Mencegahnya

Kesimpulannya, keluarga merupakan lingkungan pertama dalam perkembangan pembentukan karakter pada anak, sebelum akhirnya menerima pembentukan karakter lain baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Langkah-langkah pembuatan karakter:

Dalam pembentukan karakter setiap individu anak dibedakan 5 tahapan, yaitu:

1. Ada nilai-nilai yang diterima anak dalam pembentukan karakternya dari berbagai sumber, seperti agama, moralitas, pendidikan iptek, dan sebagainya.

2. Nilai yang diterima anak tentunya akan mempengaruhi cara berpikirnya, yang pada akhirnya akan menjadi rumusan Visi,

3. Penglihatan ini akan masuk ke lubuk hati sang anak, ke dalam hatinya, yang akan berubah menjadi mentalistik,

4. Mentalisme akan mempengaruhi setiap fisik anak, yang akan mempengaruhi setiap perilaku yang kita sebut sikap.

5. Sikap dominan individu, yang membentuk karisma diri anak, yang kita sebut watak atau kepribadian.

Temperamen atau karakter di Wikipedia disebut sebagai sifat intrinsik yang mempengaruhi semua pikiran, perilaku, karakter dan karakter yang dimiliki manusia atau makhluk lain. Dalam hal pembahasan ini, tentunya proses pembentukan karakter pada anak yang telah dijelaskan di atas dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu pendidikan karakter di sekolah, masyarakat dan keluarga.

Dengan penjelasan di atas yang cukup panjang dan jelas, semoga dapat bermanfaat bagi Anda sebagai orang tua, baik ayah maupun ibu, yang sedang mendidik anaknya sejak dini agar karakter positif anak dapat bermanfaat di kemudian hari. .

About administrator

Leave a Reply

Your email address will not be published.